Eksistensi Kampung Dalam Perspektif Ekologis
(Studi Kasus Di Kampung Tering Lama Kabupaten Kutai Barat)
DOI:
https://doi.org/10.54144/govsci.v3i2.33Kata Kunci:
existence, ecology, villageAbstrak
Eksistensi kampung merupakan bentuk dari identitas kota. Erosi yang terus mengikis tanah disekitar tempat tinggal masyarakat kampung Tering Lama dapat menyebabkan kampung ini hilang. Kampung ini terancam keberadaannya dan diperlukan kajian terhadap factor yang mempengaruhi eksistensi agar tetap bertahan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, pendekatan kualitatif ini digunakan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi eksistensi kampung Tering Lama. Dalam penelitian ini didapatkan bahwa faktor-faktor tersebut adalah tradisi, kebiasaan, interaksi sosial, keadaan lingkungan permukiman dan peran pemerintah. Faktor tertinggi yang paling mempengaruhi eksistensi kampung Tering Lama adalah keadaan lingkungan dan peran pemerintah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi terhadap
Hasil penelitian ini menyatakan bahwa masyarakat Kampung Tering Lama masih dapat bertahan dari keadaan lingkungan sekitar yang mengalami longsor hal ini disebabkan masyarakat Kampung Tering Lama sangat antusias dalam menjaga lingkungan serta melestarikan budaya adat yang sudah ada sejak lama di tempat tersebut, sehingga hal itu membuat masyarakat terus menjaga serta mempertahankan keberadaan Kampung Tering Lama dari suatu hal yang dapat mengganggu keberadaan atau eksistensi Kampung Tering Lama.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Christensen Eldisa Joshua, Budiman, Badruddin Nasir , Rita Kalalingg, E. Letizia Dyastari5

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










